Selasa – ScreenPlay Non Praktik

Sebenernya setiap hari Selasa aku ada kuliah pagi. Tapi entah kenapa ya setiap hari selasa aku terlalu ogah untuk melangkahkan kaki di pelataran kampus. Sebenarnya hari selasa adalah mata kuliah Screenplay Writting dan aku suka banget sama mata kuliah Screenplay writing. Tapi mungkin karena kebiasaan kelas dan dosennya yang bikin males bingitzz.

Bayangkan terakhir aku masuk itu malah ngumpul membentuk lingkaran. Terus membicarakan hal yang kesana kemari. Dan terlintas difikiranku kok ini kayak acara hajatan ya😀 ? Duh sedih aku kalau inget itu.

Dosennya cewek masih muda dan tidak yang ada latar belakang orang media. Bayangkan ngajar Screenplay yang memuat segala bentuk pengambilan gambar dan istilah-istilah lain dalam pembuatan film dan video yang sering digunakan oleh orang media dia tidak tahu choyyyy…bayangkan betapa sedihnya ane😦.

Giliran ane berargumen, sama dengan buku panduan yang ada. Dia malah menjawab dengan versinya dan melencengnya jauhnya minta ampun. Haduh sedih-sedih ane jadi mahasiswanya. Niat belajar Sinematografi dapetnya musibah mulu.

Pertama dia selalu ngurusin kelas agar terlihat ceria kayak anak TK. Jalan bareng kesana kemari kayak gerombolan anak TK yang baru selesai kelas. Anak-anak kelas juga sering banget jalan ama tuh dosen tapi ane mikir-mikir lha yah..toh gak ada yang ngajak juga hahaha😀.

Kalo aku gak diajak beruntungnya diriku. Aku bisa ngirit, istirahat dan mesra-mesraan ama cwok aku😀 hahhahah…MANTAP!!

Maaf aja ya terakhir aku ngikut mereka tuh, malah menimbulkan becana yang luar biasa. Dan efeknya nyampe sekarang. Awalnya kasihan, eh malah salah langkah.

Toh ane kalo jalan-jalan emang suka dengan orang terdekatku. Untuk sementara waktu terdekatku adalah cowok aku sendiri. I love you :* honey.

Hari Selasa biasanya aku melakukan finishing touch untuk menghindari kesalahan sekecil apapun. Lumayan lah menghidari deadline di akhir bulan😀. Hidup dengan deadline ketak itu seru😀

Tapi sebenernya karena aku bener-bener males ama pengajar yang modelnya kayak gitu .

  1. Dia suka memaksa keinginannya. Contohnya aku harus terbuka dengan orang lain. Padahal semua yang aku jalani adalah privasi aku. Terserah dong aku  mau ngomong kek, nyanyi kek, diem kek. Lha aku gak ganggu privasi situ😀.
  2. Dia ingin mengubahku seperti yang lainya. Contoh aku harus ceria, padahal aku orangnya moody banget. Kalo lagi seneng yang seneng kalo lagi biasa ya diem.
  3. Sering ngumpul ama temen sekelas dan  jalan-jalan bareng. Hellow udah pernah dan setelah itu gue dapet sial. Contoh dimarahi client karena jadwal molor. Uang komisi dipotong dan yang paling buruk. Ane pernah bo’ong ke bos hanya demi mengutamakan muncak ke kosa kora yang bikin dompet ane kelaperan😦.

Setelah itu ane kapok dan selalu menghindari kelas yang ada dia ( Si Dosen ). Malesnya ketika aku menolak selalu ada omongan sedap yang mereka keolal dengan sudut pandang yang kurang tepat.

Mungkin itu adalah cara yang salah, tapi kalau aku masuk dan bertanya tentang tehnik penulisan naskah dan beliau tidak bisa menjawab. Malah lebih berbahaya bagi diriku. Mending gak usah masuk sekalian, aku bisa aman dari segela tindakan mereka yang menyebalkan.

Satu kelas isinya Sinetron ama Drama Queen. Janda, Ratu Lebay, Ratu Superior, Ratu Barbar, Ama orang yang sok imut dengan suara cempreng yang dibuat-buat. Dan terdengat gak enak banget. Temenku pernah aku puteren rekaman suranya tuh orang. Dia langsung  geli otak😀.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s