Penulis Gadungan Ngaku Penulis Novel

Belakangan ini aku sering banget marah dan jengkel juga dengan perlakukan beberapa orang yang belum tentu mereka mengenal aku. Sebelumnya aku memang seorang desain grafis yang bercita-cita mempuna sebuah butik atau sejenis perusahaan fashion tersenidiri. Karena hal itu yang aku sukai dari apa yang aku pelajari

Namun sayangnya aku beberapa minggu ini terjebak dengan sebuh keadaan dimana aku tidak bisa sama sekalai dalam menghandel semuanya  menjadi satu wadah yang aku tampung dalam takku.

Hingga akhirnya aku terkena diagnosa awal gejala kerusakan oto jantung. Huft bayangkan usia yang masih 21 tahun sudah terkena kerusakan jantung?.

Itu bagaikan aib yang aku bawa hingga mati. Tapi sebenarnya aku bukanlah orang yang sangat bisa untuk diandalkan mesti ada beberapa kesalahan yang aku perbuat.

Hal ini dikarenakan beberapa hal diantaranya adalah dunia pekerjaanku yang bisa aku bilang adalah hal yang baru dan belum perbah aku bayangkan sebelumnya.

Aku menjadi seorang uploader dan mememgang kendali sistem tempat dimana aku bekerja. BIsa kalian bayangkan yang tidak tahu dan tiak bisa apa-apa mengenai hal yang digeluti oleh erusahaan itu. Dan aku belajar selama satu hari penuh untuk bisa mejalankan kewajiban dan tanggung jawabku dengan sangat baik.

Tapi sebagaimana aku  manusia walaupun aku sangat cepat dalam belajara tapi aku juga punya kesalahan. Kesalahku terletar dimana aku tidak bisa basa-basi dengan orang. Sehingga aku banyak dijauhi orang karena ada beberapa yang bisa berkomnukias dengan orang dan dia menyebarkan obrolan yang tidak seharusnya dia obrolkan.

Namanya juga manusia mereka memang memiliki hak dan kewajiban juga. Mereka selalu meminta untuk bagaimana hak mereka terpenuhi sedangkan kewajiban mereka tidak mereka lakukan.

Katakan ada yang menyebut mereka adalah seorang penulis. Dia hendak membuat satu projek novel. Kini dia bekerja sebagai penulis web. Tapi sayangnya dia melakukan plagiatisme yang luar biasa. Hal ini memang sangat menunjukan dia sebagai penulis novel tidak paham dengan hal tersebut.

Dia dia pahami hanya satu, bagaimana dia mendapatkan uang yang banyak untuk mengisi masalah perut. Kasihan sekali dia…sesumbar kesana kemari mengenai projectnya sebagai penulis novel tapi garap artikel jiplak karya orang. Gak tanggung-tanggung lebih dari 70% dia jiplak men.

Dan aku harus berhadapan dengan orang tersebut tidak hanya satu tapi banyak sekali. Kadang aku mikir tulisan mereka emang layak dibyara atau tidak?. Dan akhirnya akupun menunjukan kemampuan tulisku yang selalu mereka rendahkan. Hasilnya aku lolos dari plagaismecheker.

Menyedihkan mereka yang mengaku sudah berpengalamanmalah melakukan hal yang melanggar etika mereka sendiri. Dan seolah tidak tahu akan hal itu.

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s